Nama Ebook: Tafsir Basmallah
Penulis : Syaikh Al-Imam Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله
Pengantar:
Penulis Berkata: Allah عزّوجلّ berfirman:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”
Jar majrur (bi ismi) di awal ayat berkaitan dengan kata kerja yang tersembunyi setelahnya sesuai dengan jenis aktifitas yang sedang dikerjakan. Misalnya anda membaca basmalah ketika hendak makan, maka takdir kalimatnya adalah : “Dengan menyebut nama Allah aku makan”.
Kita katakan (dalam kaidah bahasa Arab) bahwa jar majrur harus memiliki kaitan dengan kata yang tersembunyi setelahnya, karena keduanya adalah ma’mul. Sedang setiap ma’mul harus memiliki ‘amil.
Ada dua fungsi mengapa kita letakkan kata kerja yang tersembunyi itu di belakang:
Pertama : Tabarruk (mengharap berkah) dengan mendahulukan asma Allah عزّوجلّ.
Kedua : Pembatasan maksud, karena meletakkan ‘amil dibelakang berfungsi membatasi makna. Seolah engkau berkata: “Aku tidak makan dengan menyebut nama siapapun untuk mengharap berkah dengannya dan untuk meminta pertolongan darinya selain nama Allah عزّوجلّ”.
Ikuti selanjutnya tafsir ringkas dari ayat yang mulia ini, ia (Bismillah) di awal setiap surat Al-Qur’an selain Surat At-Taubah. Syaikh رحمه الله selanjutnya menjelaskan tentang tafsir Jalalah, Ar-Rahman dan Ar-Rahim serta perbedaan pendapat tentang apakah Bismillah merupakan ayat tersendiri dalam surat Al-Fatihah atau bagian dari surat Al-Fatihah.
Thursday, June 20, 2013
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
second
assalamu'alaikum . jumaat yang sangat berkat dan rahmat yang melimpah ruah dari NYA . selawat ke atas junjungan besar Muhammad S.A.W sebanyak banyak nya .
maafkan saya kerana penyusunan ayat dan perkataan yang mungkin agak berterabur . saya dalam usaha memperbaiki kesilapan saya ini . saya masih kurang pasti tujuan blog ini di 'buat' . maaf ye .
mungkin saya ingin kongsi pengalaman saya tentang kehidupan saya yang mungkin dapat menjadi iktibar untuk sesetengah pihak .
Tuesday, June 18, 2013
first
bila kita cuba menghayati bagaimana rasanya '' berasa senang di atas kesusahan '' sebenarnya sangat sukar dari perkataan tu sendiri . perkara yang menguji minda akibat dari evolosi pemikiran dan pergaulan serta teknologi yang sangat mencabar . alhamdulillah , inilah keadaan saya .
banyak info dan maklumat yang kita ceduk dari jalur lebar dan internet .